Dalam memenuhi kebutuhan protein harian tubuh, kuantitas sangatlah penting untuk diperhatikan. Tetapi, seringkali masyarakat tidak mengetahui pentingnya kualitas dari sumber protein. Perlu dipahami, sumber makanan yang  tinggi protein belum tentu memiliki kualitas yang tinggi pula. Untuk menentukan kualitas suatu protein dapat diukur berdasarkan kemampuan tubuh dalam menyerap protein tersebut (Bioavailability). Artikel berikut akan menjelaskannya untuk Anda.

exercise

Bioavailabilitas protein dapat dilihat dengan mengetahui kelengkapan asam amino essensial yang terkandung dalam suatu bahan makanan. Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh, sehingga hanya dapat diperoleh dari bahan pangan (makanan dan minuman). Asam amino esensial juga memiliki bioavailabilitas yang baik.

Peran asam amino di dalam tubuh adalah untuk membentuk sel, enzim, memperbaiki otot yang rusak, sebagai alternatif sumber energi, dan lain-lain. Untuk itu penting sekali mencukupi kebutuhan asam amino essensial dalam tubuh.

protein

Sumber protein

Pada umumnya sumber protein hewani seperti telur, susu, daging, ikan dan ayam / unggas mengandung asam amino esensial sehingga memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan sumber protein nabati. Walaupun demikian, tidak berarti semua sumber protein nabati memiliki kualitas yang kurang baik, contohnya kedelai. Salah satu komoditi terbesar di Indonesia ini juga mengandung asam amino esensial sehingga memiliki bioavailabilitas yang tinggi pula. Sebagian besar sumber protein nabati seperti kacang-kacangan dan beberapa serealia hanya mengandung sedikit asam amino esensial (tidak lengkap bahkan tidak ada) sehingga bioavailabilitas tidak setinggi produk hewani dan kedelai.

Tabel BV

Bioavailabilitas protein dapat diukur dengan Biological Value (BV). Nilai BV adalah persentase protein yang disimpan oleh tubuh untuk digunakan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan.  Nilai BV yang baik adalah 70-100. Pada umumnya bahan makanan yang memiliki BV yang tinggi juga mengandung asam amino essensial yang tinggi. Contohnya telur memiliki nilai BV 100, maka telur memiliki kandungan asam amino essensial yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh.

Untuk mendapatkan asupan protein dengan kualitas yang baik, pilihlah protein hewani atau sumber nabati seperti kedelai sebagai sumber protein utama. Apabila Anda menyukai kacang-kacangan dan serealia sebagai sumber protein, kombinasikan bahan tersebut dengan bahan pangan lainnya agar asam amino dalam makanan tersebut dapat saling melengkapi. Semoga bermanfaat

Writer                                    : Anisyah Citra, Sgz

Editor & Proofreader         : Jansen Ongko, Msc, RD

Referensi:

Bean A. 2010. Sport Nutrition. London: A&C.

www.notimewheysted.com/a-blueprint-of-protein-powder-everything-you-need-to-know